Rabu, 13 Mei 2015

manfaat babyspa banyak sekali



salah satu rangkaian kegiatan SPA, Baby Swimming
memilik manfaat yang cukup banyak. dari hasil
penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan,
secara statistik IQ anak-anak yang diajarkan
berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-
anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan
berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut
diukur IQ-nya ketika mereka berusia 10 tahun. Tak
hanya itu, pertumbuhan fisik, emosional, dan
sosialnya pun lebih baik. Penelitian lain
menunjukkan, bayi lebih gampang diajarkan
berenang ketimbang orang dewasa karena bayi tak
pernah memiliki faktor X, semisal bahaya. Bukankah
bayi belum mengerti bahaya? Lagi pula, bayi sangat
menyukai air sehingga ia pun akan suka diajak
berenang. Nah, hal ini membuatnya jadi lebih mudah
belajar berenang.
Selain itu, bayi baru lahir hingga usia 3 bulan bisa
langsung nyemplung ke dalam air tanpa takut
tenggelam karena pada usia tersebut ia memiliki
refleks melangkah yang banyak kegunaannya untuk
berenang. Bila kita meletakkan bayi usia di bawah 3
bulan di dalam air, secara otomatis ia akan
menggerak-gerakkan kakinya menyerupai paddle dog
sehingga tak tenggelam. Bisa dikatakan, pada usia di
bawah 3 bulan bayi sudah bisa berenang dengan gaya
primitif. Bukan berarti setelah usia tersebut bayi tak
bisa berenang lagi, lho.
Kendati refleksnya sudah menghilang, ia tetap bisa
melakukan gerakan berenang walaupun tak
terorganisasi atau acak-acakan. Dengan ada gaya
gravitasi, ia merasa ditekan dari bawah air sehingga
ia bisa mengambang. Ia pun jadi senang. Apalagi
sejak di perut ibu, bayi sebenarnya juga sudah
berenang dalam air ketuban selama 9 bulan.
Mengajarkan bayi berenang sejak tahun pertama
memiliki banyak manfaat. Tak hanya bermanfaat
untuk bayi, berenang juga bisa meningkatkan bonding
antara orangtua-anak. Mengajarkan berenang se-
dini mungkin kepada anak, memberikan lebih banyak
manfaat.
Bonding
Berenang bersama bayi menjadi momen yang
menyenangkan untuk anak dan orangtua. Selain
mendebarkan, berenang bersama bayi juga
meningkatkan bonding orangtua-anak.
Perkembangan fisik dan mental
Aktivitas berenang melatih perkembangan fisik dan
mental anak. Anak tak hanya tumbuh lebih bugar dan
kuat, namun juga membantu anak untuk lebih
bernafsu makan dan lebih nyenyak tidur.
Belajar life-skill
Bayi juga bisa belajar life-skill, termasuk
kemampuan untuk bertahan dan menjaga diri.
Mengajarkan anak mengenai keamanan tingkat dasar
di dalam air dan kepercayaan diri di dalam air bisa
menyelamatkan jiwanya. Melalui pelatihan yang
progresif, bayi bisa belajar keterampilan pertahanan
diri sejak dini, seperti berenang mendekati benda
padat saat berada di dalam air, dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar